{"id":257,"date":"2024-01-18T00:08:08","date_gmt":"2024-01-18T00:08:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/?p=257"},"modified":"2024-01-18T00:08:08","modified_gmt":"2024-01-18T00:08:08","slug":"nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/","title":{"rendered":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya?"},"content":{"rendered":"<p>Pergelangan tangan yang tiba-tiba terasa sakit bisa menandakan banyak hal. Di antaranya yang mungkin terjadi adalah\u00a0<em>de Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0<\/em>atau tenosinovitis de Quervain<em>.\u00a0<\/em>Kondisi ini bisa dialami siapa pun dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga menurunkan produktivitas. Perawatan medis dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sehingga pasien bisa kembali beraktivitas.<\/p>\n<p>D<em>e Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>\u00a0adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan atau inflamasi pada tendon extensor dan abduktor ibu jari tangan dan pergelangan tangan yang menyebabkan nyeri dan kesulitan gerakan pada jempol. Tendon adalah urat otot atau jaringan ikat berwarna putih berbentuk seperti tali yang merupakan ujung otot untuk melekat pada tulang atau struktur lain. Tendon yang mengalami kondisi ini biasanya terletak pada sisi jempol dan memanjang ke bawah ke pergelangan tangan.<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-259 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"321\" height=\"214\" srcset=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-768x511.jpg 768w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-980x652.jpg 980w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-480x319.jpg 480w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e.jpg 1079w\" sizes=\"(max-width: 321px) 100vw, 321px\" \/><\/p>\n<p>Kondisi ini kerap terjadi pada orang yang melakukan gerakan berulang pada pergelangan tangan dan jempol, misalnya mengangkat bayi atau memegang alat tulis. Kondisi ini bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari dan bahkan menurunkan kualitas hidupnya. Istilah untuk kondisi ini diambil dari nama ahli bedah Fritz de Quervain asal Swiss yang pertama kali mengidentifikasinya pada 1895. Ada beberapa kondisi yang mirip dengan\u00a0<em>de Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>. Diperlukan pemeriksaan klinis untuk memastikan diagnosis.<\/p>\n<p>Gejala utamanya\u00a0adalah nyeri di sisi radial ibu jari hingga pergelangan tangan terutama saat membentuk kepalan tangan, menekan tombol telepon seluler, menggenggam benda, atau memutar pergelangan tangan. Rasa nyeri bisa menjalar ke bagian lain pada ibu jari atau lengan bawah. Gejala lainnya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Area pergelangan tangan dan ibu jari membengkak<\/li>\n<li>Ada rasa tidak nyaman atau sakit saat melakukan gerakan dengan jempol dan pergelangan tangan<\/li>\n<li>Kadang ada suara klik ketika melakukan gerakan dengan jempol<\/li>\n<li>Jempol atau pergelangan tangan terasa kaku<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>De Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>\u00a0terjadi karena ketegangan berulang pada tendon karena seringnya pergelangan tangan dan\/atau ibu jari dalam posisi yang fleksi. Posisi ini membuat tendon mengalami peradangan. Sejumlah aktivitas bisa memperbesar risiko seseorang mengalami cedera ini, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Menggunakan komputer<\/li>\n<li>Merajut<\/li>\n<li>Mengangkat dan menggendong bayi<\/li>\n<li>Mengetik di ponsel<\/li>\n<li>Memalu paku ke tembok<\/li>\n<li>Aktivitas ibu rumah tangga<\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-258 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-300x235.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"235\" srcset=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-300x235.jpg 300w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-1024x803.jpg 1024w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-768x603.jpg 768w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-980x769.jpg 980w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262-480x377.jpg 480w, https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.25_ea904262.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Seperti dikutip dari\u00a0<a href=\"https:\/\/www.uofmhealth.org\/conditions-treatments\/hand-program\/de-quervain-tenosynovitis\">University of Michigan Health<\/a>, kondisi ini paling umum menyerang wanita berusia 30-50 tahun, tapi semua orang pada usia berapa pun pada dasarnya bisa terkena. Faktor lain yang berpengaruh dalam terjadinya\u00a0<em>de Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>\u00a0termasuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Kondisi tertentu, seperti gangguan tiroid, diabetes, obesitas, dan artritis reumatoid<\/li>\n<li>Penggunaan alat bantu atau peralatan yang tidak ergonomis atau tidak nyaman digunakan, seperti bolpen atau mengetik di komputer<\/li>\n<li>Ada cedera pada pergelangan tangan atau jempol<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>De Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>\u00a0gejalanya dapat berulang. Dapat dilakukan perawatan mandiri di rumah, terutama dengan mengistirahatkan ibu jari dan pergelangan tangan guna meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan. Penggunaan kompres dingin juga bisa membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit. Setelah itu, kompres hangat bisa digunakan untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah di area yang sakit dan meredakan nyeri.<\/p>\n<p>Cara lainnya termasuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Penggunaan belat (<em>splint<\/em>) atau\u00a0<em>brace\u00a0<\/em>untuk membantu membatasi gerakan pergelangan tangan dan ibu jari untuk mempercepat pemulihan. (Thumb Spica Splint ).<\/li>\n<li>Pemberian obat pereda nyeri seperti ibuprofen.<\/li>\n<li>Injeksi kortikosteroid jika obat sebelumnya tak efektif.<\/li>\n<li>Terapi fisik untuk membantu memperkuat otot yang digunakan dalam gerakan pergelangan tangan dan ibu jari.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bila gejalanya parah atau tak kunjung membaik, langkah terakhir untuk mengatasi\u00a0<em>de Quervain\u2019s tenosynovitis<\/em>\u00a0adalah operasi melepaskan jepitan pada tendon ibu jari pada jaringan tendon yang terpengaruh. Setelah operasi, pasien mungkin perlu menggunakan\u00a0<em>splint<\/em>\u00a0selama satu hingga empat minggu.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pergelangan tangan yang tiba-tiba terasa sakit bisa menandakan banyak hal. Di antaranya yang mungkin terjadi adalah\u00a0de Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0atau tenosinovitis de Quervain.\u00a0Kondisi ini bisa dialami siapa pun dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga menurunkan produktivitas. Perawatan medis dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sehingga pasien bisa kembali beraktivitas. De Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan atau inflamasi [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[15,25,26,27],"class_list":["post-257","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-edukasi","tag-fisioterapi","tag-nyeri-ibu-jari","tag-nyeri-pergelangan-tangan","tag-penanganan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pergelangan tangan yang tiba-tiba terasa sakit bisa menandakan banyak hal. Di antaranya yang mungkin terjadi adalah\u00a0de Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0atau tenosinovitis de Quervain.\u00a0Kondisi ini bisa dialami siapa pun dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga menurunkan produktivitas. Perawatan medis dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sehingga pasien bisa kembali beraktivitas. De Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan atau inflamasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Jakarta-Physio-Care-100088689213705\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-18T00:08:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1079\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"718\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jakarta Physio Care\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jakarta Physio Care\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jakarta Physio Care\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/fca1805b085c79193086993d84c8c26f\"},\"headline\":\"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya?\",\"datePublished\":\"2024-01-18T00:08:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\"},\"wordCount\":558,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg\",\"keywords\":[\"fisioterapi\",\"nyeri ibu jari\",\"nyeri pergelangan tangan\",\"penanganan\"],\"articleSection\":[\"Edukasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\",\"name\":\"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-18T00:08:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/\",\"name\":\"jakartaphysiocare.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization\",\"name\":\"Jakarta Physio Care\",\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Logo-JPC.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Logo-JPC.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Jakarta Physio Care\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Jakarta-Physio-Care-100088689213705\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/jakartaphysiocare\/\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@jakartaphysiocare\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/jakartaphysiocare\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/fca1805b085c79193086993d84c8c26f\",\"name\":\"Jakarta Physio Care\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e4bbf586b0c6ba6da226eaf0ac16fb610440636771e4dc2f8add5a497c95a245?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e4bbf586b0c6ba6da226eaf0ac16fb610440636771e4dc2f8add5a497c95a245?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Jakarta Physio Care\"},\"url\":\"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/author\/jpcadmin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -","og_description":"Pergelangan tangan yang tiba-tiba terasa sakit bisa menandakan banyak hal. Di antaranya yang mungkin terjadi adalah\u00a0de Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0atau tenosinovitis de Quervain.\u00a0Kondisi ini bisa dialami siapa pun dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga menurunkan produktivitas. Perawatan medis dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sehingga pasien bisa kembali beraktivitas. De Quervain\u2019s tenosynovitis\u00a0adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan atau inflamasi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Jakarta-Physio-Care-100088689213705\/","article_published_time":"2024-01-18T00:08:08+00:00","og_image":[{"width":1079,"height":718,"url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Jakarta Physio Care","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jakarta Physio Care","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/"},"author":{"name":"Jakarta Physio Care","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/fca1805b085c79193086993d84c8c26f"},"headline":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya?","datePublished":"2024-01-18T00:08:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/"},"wordCount":558,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg","keywords":["fisioterapi","nyeri ibu jari","nyeri pergelangan tangan","penanganan"],"articleSection":["Edukasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/","url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/","name":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg","datePublished":"2024-01-18T00:08:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar-WhatsApp-2024-01-18-pukul-06.29.12_778a274e-300x200.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/2024\/01\/18\/nyeri-di-bawah-ibu-jari-tangan-dan-sulit-digerakkan-kenapa-ya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nyeri di bawah Ibu Jari Tangan dan sulit digerakkan? Kenapa ya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#website","url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/","name":"jakartaphysiocare.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#organization","name":"Jakarta Physio Care","url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Logo-JPC.png","contentUrl":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Logo-JPC.png","width":500,"height":500,"caption":"Jakarta Physio Care"},"image":{"@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Jakarta-Physio-Care-100088689213705\/","https:\/\/www.instagram.com\/jakartaphysiocare\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@jakartaphysiocare","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/jakartaphysiocare\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/fca1805b085c79193086993d84c8c26f","name":"Jakarta Physio Care","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e4bbf586b0c6ba6da226eaf0ac16fb610440636771e4dc2f8add5a497c95a245?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e4bbf586b0c6ba6da226eaf0ac16fb610440636771e4dc2f8add5a497c95a245?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jakarta Physio Care"},"url":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/author\/jpcadmin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=257"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":260,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/257\/revisions\/260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jakartaphysiocare.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}